Umum

Infrastruktur Surabaya Dinilai Alami Tren Positif

Baca Juga : Eri Cahyadi Naik Haji, DPRD Yakin Armuji Mampu Jaga Stabilitas Pemerintahan 

Portaltiga.com - Pengembangan infrastruktur Kota Surabaya dinilai mengalami tren positif dari tahun ke tahun. Hal ini dikatakan pejabat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. "Contoh, kota besar atau metropolitan, termasuk Surabaya, inikan termasuk contoh infrastruktur yang sedang berkembang lebih baik terus, jadi tren pembangunannya positif," kata Widya Iswara Utama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Imam Santoso Ernawi di Jakarta, Rabu (13/2/2019). Menurut Imam, infrastruktur perkotaan yang ideal sangat terkait dengan pelayanan perkotaan dibidang infrastruktur, yang tergantung pada jenis kotanya sendiri, di mana terdapat kota besar, kota sedang dan kota kecil. "Pembangunan infrastruktur di perkotaan tidak bisa dilepaskan dari pengambilan keputusan di kota itu yang tidak hanya porsinya pemerintah daerah," ujar Imam. Selain pemda, tambahnya, masyarakat juga ikut berkontribusi sesuai dengan skalanya. misalnya dalam skala lingkungan. Perkotaan di Indonesia saat ini, ungkap mantan Direktur Jenderal bidang Konstruksi Kementerian PUPR ini, sedang menuju untuk pembangunan infrastruktur yang ideal. "Kalau perkotaan saya kira sudah menuju ke sana," tukasnya. (ant/abi)

Ikuti update berbagai berita pilihan dan terkini dari portaltiga.com di Google News.

Berita Terkait

DPRD Surabaya Adakan Sidang Paripurna Bahas Raperda Inisiatif

DPRD Kota Surabaya menggelar Rapat Paripurna membahas usulan jawaban fraksi terhadap pendapat Wali Kota atas tiga Raperda inisiatif DPRD, Senin (24/11/2025). Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni, dan dinyatakan terbuka untuk umum. Ha …

DPRD Surabaya Desak Pemkot Mitigasi Bencana Saat Puncak Musim Hujan

Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, mendesak Pemkot Surabaya memperketat mitigasi bencana menjelang puncak musim hujan November–Desember yang diperkirakan disertai anomali cuaca ekstrem. Dia menilai kesiapsiagaan tidak boleh hanya be …