Umum

Kecelakaan Kereta Api di Blitar, Siadi DPRD Jatim Dorong Pembangunan Flyover

Portaltiga.com - Hanya berselang sehari dari tragedi Bekasi, kecelakaan kereta api terjadi di perlintasan sebidang Kota Blitar, Selasa (28/4/2026) malam. Truk pasir tertabrak KA 408 Commuterline Dhoho relasi Surabaya–Malang.

Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Siadi, menilai insiden beruntun ini sebagai alarm serius atas masih tingginya risiko di perlintasan kereta api sebidang.

"Ini bukan lagi kejadian biasa. Perlintasan sebidang masih menjadi titik rawan yang harus segera ditangani secara serius dan menyeluruh," kata Siadi, Kamis (30/4/2026).

Menurut Siadi, kecelakaan di perlintasan sebidang kerap dipicu kombinasi berbagai faktor, mulai dari kelalaian pengguna jalan, keterbatasan sistem pengamanan, hingga minimnya pengawasan di lapangan.

Politikus Golkar ini menegaskan, perlu ada langkah konkret dari pemerintah daerah, operator kereta, serta pemangku kepentingan lainnya untuk meminimalisir potensi kecelakaan serupa.

“Keselamatan harus menjadi prioritas. Tidak cukup hanya imbauan, tapi harus ada penguatan sistem, baik dari sisi infrastruktur maupun edukasi masyarakat,” ujarnya.

Siadi juga mendorong percepatan pembangunan perlintasan tidak sebidang, seperti flyover atau underpass, terutama di titik-titik rawan dengan tingkat lalu lintas tinggi.

Selain itu, ia menilai perlu peningkatan teknologi pengamanan di perlintasan sebidang, termasuk optimalisasi palang pintu otomatis, sistem peringatan dini, hingga kehadiran petugas jaga yang memadai.

“Kalau terus dibiarkan, risiko kecelakaan akan terus berulang. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tambahnya.

Baca Juga : Partai Tak Penuhi Kuota Perempuan Bisa Dicoret, Diana Sasa Angkat Bicara

Ia pun mengingatkan masyarakat untuk lebih disiplin dan waspada saat melintas di perlintasan kereta api, serta selalu mematuhi rambu dan sinyal yang ada.

Peristiwa di Blitar ini kembali menegaskan bahwa keselamatan di perlintasan sebidang masih menjadi pekerjaan rumah besar. Tanpa langkah sistemik dan kolaboratif, ancaman kecelakaan serupa akan terus menghantui.

Sebelumnya, kecelakaan terjadi di perlintasan kereta api Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur, Selasa (28/4/2026) malam. Sebuah truk tronton yang mogok di atas rel tertabrak kereta api. Sopir truk dilaporkan selamat, namun kendaraan mengalami kerusakan parah.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.40 WIB dan sempat membuat arus lalu lintas di jalur utama Blitar–Malang terganggu.

Baca Juga : Harga Pangan Jelang Iduladha Stabil, Sri Wahyuni Dukung Langkah Cepat Pemprov Jatim

Kasat Lantas Polres Blitar Kota, Agus menjelaskan kecelakaan bermula saat truk melaju dari arah utara menuju selatan. Namun saat melintas di perlintasan, truk tiba-tiba mengalami gangguan mesin dan berhenti tepat di atas rel.

“Truk mengalami kendala teknis dan berhenti di perlintasan kereta api,” ujarnya.

Saksi mata, Joni, mengatakan kejadian berlangsung cepat. Warga sempat berupaya mendorong truk agar keluar dari rel, tetapi tidak berhasil.

“Tapi karena truk besar dan kereta sudah dekat, akhirnya semua menjauh,” katanya.

Kereta api yang melintas sempat melakukan pengereman, namun tidak dapat menghindari tabrakan. Seusai tabrakan, kereta api dilaporkan sempat berhenti. Hingga saat ini, jenis kereta yang terlibat masih dalam proses identifikasi. Sopir truk berhasil menyelamatkan diri sebelum tabrakan terjadi.

Ikuti update berbagai berita pilihan dan terkini dari portaltiga.com di Google News.

Berita Terkait