Advertorial

DPRD Surabaya Dorong Penambahan Anggaran untuk Perkuat TBM dan Literasi Warga

Portaltiga.com – Komisi A DPRD Kota Surabaya menyoroti pentingnya peningkatan kualitas dan pelayanan perpustakaan di tingkat kota hingga kampung. Hal ini disampaikan Anggota Komisi A, Cahyo Siswo Utomo, dalam pembahasan Rancangan APBD 2026, yang salah satunya membahas alokasi anggaran untuk Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surabaya.

Dalam rancangan APBD 2026, anggaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan direncanakan naik dari Rp42,7 miliar menjadi Rp43,6 miliar. Penambahan tersebut diharapkan dapat memperkuat layanan literasi masyarakat, terutama melalui Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang tersebar di berbagai wilayah.

“Iya, jadi seperti yang mungkin kita ketahui bersama, Surabaya ini masih kota literasi nomor satu di Indonesia. Insyaallah kita ingin mempertahankan itu, bukan hanya mempertahankan tapi juga meningkatkan kualitasnya,” ujar Cahyo usai rapat pembahasan bersama OPD terkait.

Cahyo menjelaskan, peningkatan kualitas layanan perpustakaan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga berkaitan dengan sumber daya manusia di lapangan. Ia menilai jumlah petugas TBM masih belum ideal dibandingkan dengan jumlah unit yang ada, sehingga berdampak pada pelayanan dan upaya peningkatan minat baca warga.

“Kami memberikan masukan kepada Dinas Perpustakaan dan Arsip untuk memperhatikan jumlah dan kualitas petugas TBM. Harapannya, jumlah TBM ke depan bisa seimbang dengan jumlah petugasnya, karena kondisi sekarang belum ideal,” katanya.

Baca Juga : DPRD Surabaya Usulkan PKL Gembong Direlokasi Dengan Lokasi Tersentral

Menurut Cahyo, TBM memiliki peran penting dalam mencerdaskan masyarakat, terutama anak-anak. Selain menjadi ruang belajar alternatif, keberadaan TBM juga berkontribusi dalam menekan potensi kenakalan remaja dengan menyediakan wadah positif bagi aktivitas literasi.

“Anak-anak bisa memanfaatkan TBM untuk mengerjakan tugas sekolah atau belajar di waktu luang, daripada menghabiskan waktu dengan gawai. Ini bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa,” tambahnya.

Baca Juga : Komisi D DPRD Surabaya Ingatkan Pentingnya Anak Surabaya Lanjutkan Sekolah

Meski demikian, ia menyebut usulan penambahan anggaran masih akan dibahas lebih lanjut bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran DPRD, dengan mempertimbangkan prioritas pembangunan di sektor lain.

“Sudah kami sampaikan dalam rapat Komisi A. Selanjutnya kami berharap pemerintah kota memberikan atensi lebih terhadap program literasi, agar pelayanan di perpustakaan, khususnya di tingkat kampung dan RW, bisa semakin optimal,” tutur Cahyo.

Ikuti update berbagai berita pilihan dan terkini dari portaltiga.com di Google News.

Berita Terkait